Maulid Nabi ala Pesantren Terpadu Al Kahfi

31 Oktober 2020

Bagikan

Kamis (29/10/2020), Pesantren Terpadu Al Kahfi Lido Bogor menggelar maulid nabi. Target 1000x shalawat di Mesjid ba’da subuh sebagai persiapan, diikuti santri dan wali asrama dengan khidmat. ” Menadani Rasul sebagai pribadi unggul” jadi tema maulidan tahun 2020 ini. Acara yang dilaksanakan di Aula Ar-Raudah Al Kahfi dihadiri lebih dari 1300 santri dan 100 guru serta pegawai. Maulidan 1442 ini sangat khas. Santri yang memilih PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) dan orang tua santripun dapat ikut menyimak melalui channel You Tube dan halaman Facebook resmi Pesantren Terpadu Al Kahfi.

Dari sejak awal acara, suasana ruhiyah dan spiritual sangat terasa. Dimulai dengan sholawatan yang dipimpin langsung oleh mudir pesantren, K.H. Yana Lukmanul Hakim. Lc., M.A. Dilanjut dengan hadiahan dan istighotsah serta debaan (pembacaan barzanji) semakin menambah suasana begitu berbeda.

Iringan hadhroh Az Zukhruf MA Al Kahfi menambah marhabaan semarak dan penuh semangat. Santri, guru serta pegawai juga terlihat kompak berdiri bersama para pimpinan dan dewan guru putra yang berdiri di panggung. Wajah-wajah penuh ceria nampak jelas ketika lantunan sholawat badriyah sahut menyahut dibawakan oleh tim hadhroh. Do’a yang begitu khusyu’ dan mendalam dari ust Irfan Pirmansyah menjadi penutup rangkaian agenda maulidan.

Suasana mulai hening ketika ayat suci dilantunkan oleh Musyfiq Arrifqi, santri kelas XI SMA Al Kahfi. “Akhlak adalah salah satu pesan utama diutusnya Rasulullah ke dunia. Tanpa akhlak, maka kecerdasan dan keunggulan yang kita punya tak kan bernilai. Karena akhlak nilainya satu dan kehebatan-kehebatan yang ada hanya bernilai nol. Jika nol ingin bernilai, perbaiki akhlak, perbagus akhlak” begitu paparan ust Yana dalam sambutannya.

“Keunggulan-keunggulan yang dimiliki Rasulullah SAW, dari segi apapun, tidak ada dan tidak akan ada yang bisa menandinginya”. “Semua contoh peran dan posisi terbaik ada pada diri Rasulullah SAW”. “Perjuangan Rasulullah untuk Islam dan umatnya sangat nyata dan begitu hebat”, “ Maka sholawat-sholawat yang kita lantunkan harus mampu mendorong kita untuk berjuang seperti perjuangan Rasulullah SAW. dan bahkan menjaga kita dari melakukan hal yang dilarang”. “ Maka jangan sampai ada orang yang rajin bersholawat, tetapi diam dan tidak ada tindakan apapun ketika nabinya dihina dan dilecehkan”. “ jangan sampai ada yang rajin sholawat, tapi masih berani mengambil hak orang lain” Papar Ust. Ajid Muslim, Lc. Pengasuh Pesantren, dalam taujihnya. Beliau juga menyinggung penghinaan kepada nabi yang dilakukan oleh Presiden Perancis, Emmanuel Macron baru-baru ini, serta gerakan boikot negara-negara Timur Tengah terhadap berbagai produk asal salah satu negara Eropa tersebut.

Meski acara dimulai sejak pukul 7 pagi, semua santri, guru dan pegawai terlihat serius menyimak taujih tersebut, meski beberapa santri ada yang tertidur dan rebahan karena kelelahan.

“Meneladani Rasulullah itu jangan setengah-setengah”Jawab Damia, santri kelas VIII SMP IT Al Kahfi, ketik ditanya di luar lokasi maulidan tentang hal paling berkesan dari isi taujih ust Ajid,

“Saya akan berusaha memperbanyak sholawat, kapan dan di manapun, misal sambil berjalan pergi ke sekolah” ujar Aprillia kelas IX, menyampaikan tekadnya setelah maulid Nabi tadi. Nasyid sholawatan dari kelas VII Putra mencairkan suasana taujih yang lumayan serius. Ditutup dengan hamdalah, maulid nabipun selesai.

Pembagian makan siang menjadi akhir dari semua rangkaian acara maulid nabi super heboh ini.

Barakallah kepada semua dewan guru, pegawai, wali asrama, dan pengurus OSPETA 20/21 yang bertugas. Semua keberhasilan dan kelancaran acara ini adalah salah satu bukti kontribusi terbaik anda semua.

Lelahmu insyaAllah lillah yang akan membawamu ke Jannah. Dan tentunya, yang diharap semoga semua tenaga dan pikiran yang dicurahkan menjadi salah satu bukti cinta hakikimu kepada nabi. Amin Ya Rabbal ‘alamin.

Sholawat yang dibaca di hari maulid Nabi Al Kahfi

” اللّهم صلّ على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم “

“ Ya Allah sampaikan shalawat dan salam (kami) kepada (nabi kami) Muhammad SAW, kepada keluarga dan juga sahabatnya”

 

[Ustz. Nurleni, Lc., M.A. / kontributor]

 

Pendaftaran Siswa Online

Artikel terkait